5 langkah mudah untuk jadi penulis

 Hai sahabat menulis, semua kita tentu punya harapan untuk menjadi penulis. Baik itu penulisan fiksi/non fiksi, artikel ilmiah dan essai. Tapi terkadang saat kita mau menulis katakanlah suatu artikel kita jadi bingung harus mulai dari mana?? Apa Judul tulisan kita? Bagaimana kita susun tulisan kita menjadi sesuatubyang menarik?. Bersama Coach Akbar Zainuddin kita ikuti langkah-langkah praktisnya  biar tulisan kita menarik dan bermutu. 

Apa saja langkahnya?? Mari kita simak ya.. 

LANGKAH-LANGKAH MENULIS ARTIKEL

1.Langkah pertama Menentukan Tema

Kalau mau menulis sebuah tulisan, baik fiksi maupun non fiksi, harus mempunyai tema sehingga alur tulisan bisa dipahami dengan jelas oleh pembaca. 

Contoh-contoh tema: kerja keras, kesabaran, mendidik dengan hati, peran orang tua dalam pendidikan, romantisme, persahabatan, berbakti kepada orang tua, dan sebagainya. 

Buat apa memilih tema? 

Pertama, agar jelas arah tulisan kita 

Kedua, menjadi rel agar kita menulisnya tidak keluar tema. 

Pada dasarnya semua bidang tema sama nilainya, tidak ada tema yang bagus atau tidak tidak bagus. Tergantung cara kita menulisnya. Terkadang tema yang dianggap sederhana menjadi menarik jika penyampaiannya juga menarik.

2. Langkah kedua, Membuat Kerangka

Kerangka tulisan adalah poin-poin yang akan kita jabarkan menjadi tulisan. Setelah kita menemukan tema, buatlah segera poin-poinnya. 

Kerangka Tulisan Non Fiksi

Secara umum, tulisan Nonfiksi mempunyai tiga kerangka besar yaitu, 

    PENDAHULUAN

    ISI ARTIKEL

    PENUTUP

PENDAHULUAN berisi latar belakang dan yang paling penting masalahnya apa. Sebuah tulisan memaparkan suatu masalah dan pada akhirnya menawarkan penyelesaian dari masalah tersebut. 

ISI ARTIKEL berisi teori dan pengertian yang bisa kita kutip dari berbagai sumber, kondisi sekarang terkait permasalahan yang kita bahas, dan analisis dari masalah tersebut. 

KESIMPULAN berisi hasil analisis dari setiap masalah dan juga tawaran solusi yang diberikan oleh penulis. 


Untuk membantu membuat kerangka, gunakan prinsip dasar 5W dan 1H. 

WHAT: 

Ini terkait pengertian, definisi, pembagian, jenis-jenis, dan sebagainya. 

WHY:

Ini adalah tentang alasan (mengapa) tulisan ini ditulis, masalahnya apa. 

HOW

How ini berbicara tentang bagaimana, tips and trick, strategi, langkah-langkah, dan sebagainya. 

Untuk 2 W yang lain, yaitu Where dan When bisa tidak digunakan.

CONTOH

Bagaimana Belajar Online Yang Efektif di rumah.

PENDAHULUAN (WHY)

1. Mengapa belajar di rumah

2. Apa masalah-masalah dalam belajar di rumah

ISI ARTIKEL (WHAT_

1. Pengertian Belajar di Rumah

2. Teori-teori Belajar di Rumah yang Efektif

PENUTUP (HOW)

1. Bagaimana Mengatasi Kendala Belajar Di Rumah

2. Strategi Efektif belajar di Rumah

Kerangka Tulisan Fiksi

Untuk tulisan fiksi, kerangkanya adalah


3. Langkah ketiga,  Tuliskan

Apa yang sudah menjadi poin-poin dalam kerangka tadi, silakan dituliskan dalam kalimat, hingga menjadi paragraf, yang akhirnya dirangkai menjadi satu tulisan penuh. 

Di sinilah pentingnya mengapa kita harus membuat kerangka. Agar kita punya rel arah tulisannya ke mana, dan memudahkan kita untuk mengembangkan tulisan kita. 

Dengan adanya kerangka ini pula, kita tidak akan mengalami jalan buntu di tengah jalan, karena kita tahu setelah ini mau menulis apa lagi. 

Seperti saya bilang kemarin, kalau di tengah jalan terpikir satu ide lain, ide itu ditulis saja di secarik kertas sebagai catatan, lalu kita tetap menyelesaikan tulisan. Baru kalau tulisan sudah selesai. Kita menuju langkah berikutnya, yaitu Revisi Tulisan.

  1. Tokohnya siapa
  2. Karakter Setiap Tokoh
  3.  Alur Cerita mulai dari Awal sampai Akhir

Nah, yang ini silakan dibaca pelan-pelan. Lalu Anda praktikkan membuat kerangka dari tema yang sudah Anda pilih. 

Satu kerangka sekitar 5-7 poin seperti contoh di atas. Kalau yang non fiksi, berisi alur cerita. Juga sekitar 5-7 poin. 

Langsung Praktik ya...


4. Langkah  keempat adalah Revisi

Apa yang direvisi dari tulisan kita?

1. Data dan Informasi, kalau ragu atau kurang. 

2. Tata Bahasa (ejaan, titik koma, penulisan yang benar, dan sebagainya)

3. Gaya Bahasa (keterkaitan antara satu paragraf dengan paragraf lain, dan sebagainya)

4. Judul. Buatlah judul yang menarik pembaca.


5. Langkah kelima, adalah terbitkan

Terbitkan di Blog, Media Sosial, dan kalau sudah PD, Kirimkan ke koran.

       Demikianlah jurus jitu dari Coach  Akbar Zainuddin untuk jadi penulis.. langkah selanjutnya terserah sahabat menulis mau dibiarkan saja ilmunya hanya sekedar teori atau langsung action😊

#Nurmasyithah Djuned#





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenangan

Pendidikan anak tanggung jawab siapa?